IKLANNYA memang membuat setiap mata terbelalak.
Sejumlah pemimpin dunia berciuman sebagai tanda tak ada rasa benci di antara mereka. Iklan kampanye terbaru United Colors of Benetton itu menampilkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama cium bibir dengan Presiden Cina Hu Jin Tao dan Presiden Venezuela Hugo Chavez. Sedang Kanselir Jerman Angela Merkel dengan pemimpin Perancis Nicolas Sarkozy, Mahmoud Abbas dari Palestina ciuman bibir dengan Perdana Menteri Palestina Benjamin Netanyahu, dan pemimpin umat Katolik sedunia Paus Benedictus XVI berciuman dengan imam Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir Ahmed Al-Tayeb.
Foto-foto itu tentu hasil kreasi olahan komputer, bukan foto dari kejadian sebenarnya. Menurut Alessandro Benetton, salah satu pejabat di Benetton, yang meluncurkan iklan itu di Paris, Perancis Rabu waktu setempat, mengatakan tujuan iklan itu untuk menyebarkan semangat perdamaian.
“Foto-foto itu pesan kuat. Kami mengirim pesan yang kuat. Kami tak bermaksud bersikap tak hormat kepada pemimpin-pemimpin itu. Kami menggambarkan mereka sebagai ‘figur konsep’ yang saling memberi pernyataan persaudaraan lewat saling cium,” kata Alessandro dikutip The Times of India, Kamis (17/11).
Pihak Benetton berharap iklan bertema UNHATE itu akan memberi kontribusi pada toleransi dan mengikis kebencian. Rencananya, iklan-iklan itu akan dipasang di “tempat-tempat yang begitu butuh akan perdamaian seperti: New York, Tel Aviv, Roma, Milan, Paris” agar kaum muda bisa melihatnya.
Namun, iklan itu kemudian mengundang pro-kontra. Pihak Gereja Katolik Roma meminta agar iklan-iklan itu segera ditarik. Pihak Al-Azhar juga mengajukan protes pada Benetton.
Sementara itu, Gedung Putih tempat Obama berkantor juga tak senang. “Sejak lama Gedung Putih memiliki kebijakan untuk tak menyetujui penggunaan nama presiden maupun sesuatu yang bisa diacu pada presiden untuk tujuan komersil,” kata juru bicara Gedung Putih Eric Schultz dikutip Huffington Post, Jumat (18/11).
Sejumlah pemimpin dunia berciuman sebagai tanda tak ada rasa benci di antara mereka. Iklan kampanye terbaru United Colors of Benetton itu menampilkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama cium bibir dengan Presiden Cina Hu Jin Tao dan Presiden Venezuela Hugo Chavez. Sedang Kanselir Jerman Angela Merkel dengan pemimpin Perancis Nicolas Sarkozy, Mahmoud Abbas dari Palestina ciuman bibir dengan Perdana Menteri Palestina Benjamin Netanyahu, dan pemimpin umat Katolik sedunia Paus Benedictus XVI berciuman dengan imam Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir Ahmed Al-Tayeb.
Foto-foto itu tentu hasil kreasi olahan komputer, bukan foto dari kejadian sebenarnya. Menurut Alessandro Benetton, salah satu pejabat di Benetton, yang meluncurkan iklan itu di Paris, Perancis Rabu waktu setempat, mengatakan tujuan iklan itu untuk menyebarkan semangat perdamaian.
“Foto-foto itu pesan kuat. Kami mengirim pesan yang kuat. Kami tak bermaksud bersikap tak hormat kepada pemimpin-pemimpin itu. Kami menggambarkan mereka sebagai ‘figur konsep’ yang saling memberi pernyataan persaudaraan lewat saling cium,” kata Alessandro dikutip The Times of India, Kamis (17/11).
Pihak Benetton berharap iklan bertema UNHATE itu akan memberi kontribusi pada toleransi dan mengikis kebencian. Rencananya, iklan-iklan itu akan dipasang di “tempat-tempat yang begitu butuh akan perdamaian seperti: New York, Tel Aviv, Roma, Milan, Paris” agar kaum muda bisa melihatnya.
Namun, iklan itu kemudian mengundang pro-kontra. Pihak Gereja Katolik Roma meminta agar iklan-iklan itu segera ditarik. Pihak Al-Azhar juga mengajukan protes pada Benetton.
Sementara itu, Gedung Putih tempat Obama berkantor juga tak senang. “Sejak lama Gedung Putih memiliki kebijakan untuk tak menyetujui penggunaan nama presiden maupun sesuatu yang bisa diacu pada presiden untuk tujuan komersil,” kata juru bicara Gedung Putih Eric Schultz dikutip Huffington Post, Jumat (18/11).
sumber dari: malaysia MSN

